Menopause pada Pria (Sindrom LOH) dan Peran Pengobatan Herbal Tiongkok di K.Clinic HIROO
Selama ini, istilah menopause lebih sering dikaitkan dengan wanita. Namun, tahukah Anda bahwa pria juga dapat mengalami kondisi serupa? Dalam dunia medis, penurunan hormon testosteron pada pria dikenal sebagai sindrom LOH (Late-Onset Hypogonadism) atau sering disebut sebagai menopause pria. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan fisik, mental, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Informasi lengkap mengenai kondisi ini dapat ditemukan di halaman resmi klinik melalui tautan berikut: https://k-kampo.com/loh/.
Sindrom LOH umumnya mulai muncul pada akhir usia 40-an dan
semakin sering terjadi pada pria berusia 50 hingga 60 tahun. Berbeda dengan
menopause pada wanita yang terjadi secara relatif cepat, penurunan hormon
testosteron pada pria berlangsung perlahan. Karena prosesnya bertahap, banyak
pria tidak menyadari bahwa perubahan yang mereka rasakan sebenarnya merupakan
gejala menopause pria.
Gejala yang Sering Diabaikan
Menopause pria dapat memunculkan berbagai gejala yang
memengaruhi aktivitas sehari-hari. Secara fisik, penderita sering merasa mudah
lelah, lesu, dan kehilangan energi. Penurunan libido, disfungsi ereksi,
insomnia, sakit kepala, pusing, hingga telinga berdenging juga kerap terjadi.
Beberapa pria bahkan mengalami gangguan buang air kecil yang lebih sering dari
biasanya.
Tidak hanya fisik, gejala psikologis juga cukup dominan.
Perasaan depresi, sulit berkonsentrasi, mudah tersinggung, serta perubahan
suasana hati dapat muncul tanpa sebab yang jelas. Kombinasi gejala fisik dan
mental ini tentu berdampak besar terhadap kualitas hidup atau quality of
life (QOL). Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu pekerjaan,
hubungan sosial, bahkan kehidupan keluarga.
Terapi Penggantian Hormon dan Tantangannya
Dalam pengobatan modern, terapi yang paling umum digunakan
adalah Hormone Replacement Therapy (HRT) atau terapi penggantian hormon
testosteron. Tujuannya adalah mengembalikan kadar hormon pria ke tingkat normal
sehingga gejala dapat berkurang.
Namun, terapi ini tidak selalu cocok untuk semua orang.
Beberapa efek samping yang dilaporkan meliputi gangguan metabolisme lipid,
retensi cairan, pembesaran prostat, hingga peningkatan risiko kanker prostat.
Selain itu, ada juga risiko gangguan fungsi hati, sleep apnea, ginekomastia,
jerawat, infertilitas, serta perubahan emosi. Bagi sebagian pasien, efek
samping tersebut terasa cukup berat sehingga mereka mencari alternatif
pengobatan yang lebih alami dan aman.
Pendekatan Herbal Tiongkok sebagai Solusi Alami
Sebagai alternatif, pengobatan herbal Tiongkok (Kampo)
mulai mendapat perhatian. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan
hormon, tetapi juga pada keseimbangan tubuh secara menyeluruh. Filosofinya
adalah memperbaiki fungsi organ dan energi tubuh agar gejala berkurang secara
alami.
Beberapa ramuan herbal yang sering digunakan antara lain Bu
Zhong Ek Qi Tang untuk mengatasi kelelahan dan meningkatkan energi, Hachimijiogan
untuk membantu fungsi ginjal dan sistem urogenital, serta Kamishaoyakusan
yang efektif meredakan stres dan emosi tidak stabil. Selain itu, Keishibukuryo-gan
membantu melancarkan sirkulasi darah, sedangkan Saiko Jia Longgu Muli Tang
bermanfaat untuk kecemasan, insomnia, dan gangguan saraf.
Pendekatan ini dinilai lebih lembut dibanding terapi hormon
karena bekerja secara bertahap dan jarang menimbulkan efek samping berat.
Namun, pemilihan resep herbal harus dilakukan oleh tenaga profesional yang
berpengalaman, karena setiap pasien memiliki kondisi tubuh yang berbeda.
Peran K.Clinic HIROO
Di Jepang, salah satu fasilitas kesehatan yang menyediakan
pendekatan ini adalah K.Clinic HIROO, sebuah klinik yang berfokus pada
pengobatan herbal Tiongkok dan terapi komplementer. Klinik ini menawarkan
konsultasi medis untuk pasien dengan sindrom LOH serta berbagai gangguan
kesehatan lainnya. Selain herbal Kampo, mereka juga menyediakan akupunktur dan
perawatan pendukung lainnya.
Dengan pendekatan personal, dokter di K.Clinic HIROO
menyesuaikan pengobatan berdasarkan gejala, konstitusi tubuh, serta gaya hidup
pasien. Hal ini memungkinkan terapi yang lebih tepat sasaran dan efektif.
Pendekatan holistik seperti ini membantu pasien tidak hanya mengurangi gejala,
tetapi juga meningkatkan vitalitas dan keseimbangan mental.
Pentingnya Konsultasi Profesional
Meskipun herbal terdengar alami, penggunaannya tetap
memerlukan bimbingan medis. Mengonsumsi ramuan tanpa diagnosis yang tepat
justru dapat mengurangi efektivitas atau menimbulkan masalah baru. Oleh karena
itu, konsultasi dengan dokter atau apoteker berpengalaman sangat disarankan
sebelum memulai terapi.
Menopause pada pria bukanlah sesuatu yang harus ditakuti
atau diabaikan. Dengan penanganan yang tepat, gejala dapat dikendalikan
sehingga pria tetap dapat menjalani hidup secara produktif dan sehat.
Kesimpulan
Sindrom LOH adalah kondisi nyata yang dapat memengaruhi
banyak pria seiring bertambahnya usia. Selain terapi hormon, pengobatan herbal
Tiongkok menawarkan alternatif yang lebih alami dengan pendekatan menyeluruh
terhadap tubuh. Melalui layanan profesional seperti yang tersedia di K.Clinic
HIROO, pasien memiliki pilihan terapi yang aman, efektif, dan berfokus pada
peningkatan kualitas hidup jangka panjang.
Dengan memahami gejala sejak dini dan memilih metode
perawatan yang tepat, pria dapat tetap aktif, sehat, dan percaya diri dalam
setiap tahap kehidupan.